Tekanan Darah Tinggi Pada Lansia

Pada orang berusia lanjut, tekanan darah saat duduk sangat berbeda dengan saat berdiri. Oleh karena itu, pengukuran tekanan darah perlu dilakukan dalam posisi berdiri dan juga ada beberapa keadaan tertentu. Sekitar separuh populasi orang yang berusia lebih dari 60 tahun di Inggris menyandang tekanan darah tinggi dan sebagian besar dalam bentuk hipertensi sistolik terisolasi (isolated systolic hypertension, ISH) di mana hanya tekanan darah sistolik saja yang meningkat. Bloker kanal kalsium golongan dihydropyridine (C) dan thiazide/ diuretik menyerupai thiazide (D) lebih efektif pada kelompok orang berusia lanjut.

Baik pria maupun wanita hidup lebih lama dan 50% dari mereka yang berusia di atas 60 tahun akan menderita hipertensi sistolik terisolasi (TD sistolik 160 mmHg dan diastolik 90 mmHg). Karena risiko kardiovaskular meningkat sesuai usia, maka pasien usia lanjut dengan tekanan darah seperti ini akan lebih memerlukan terapi daripada pasien usia lebih muda. Dengan menurunkan tekanan darah telah terbukti mengurangi insidensi gagal jantung, mengurangi demensia (kepikunan) dan dapat membantu mempertahankan fungsi kognitif dan dari data studi menunjukkan bahwa terapi ini memberikan manfaat sampai usia 80 tahun hanya sedikit data studi pada pasien yang lebih tua dari 80 tahun, tetapi jika terapi sudah dimulai pada usia lebih awal, maka seharusnya tetap dilanjutkan pada pasien manula ini.

Dahulu, penyaikit tekanan darah tinggi hanya diderita oleh orang perkotaan. Namun hasil penelitian menunjukkan orang lanjut usia di perdesaan pun telah banyak yang mengidap penyakit tekanan darah tinggi, terutama di wilayah yang letaknya jauh dari pantai. Jumlah lansia yang terkena penyakit tekanan darah tinggui di beberapa desa di wilayah Indonesia lebih tinggi daripada di beberapa daerah di Jepang yang banyak mengonsumsi ikan segar.

Usia sebenarnya tidak menentukan munculnya hipertensi. Tetapi pada kebanyakan kasus, hipertensi banyak terjadi pada usia lanjut. Pada wanita, hipertensi sering terjadi pada usia di atas 50 tahun. Hal ini disebabkan terjadinya perubahan hormon sesudah menopause. Penyakit-penyakit kronis sepeti kolesterol tinggi, diabetes atau penyakit kencing manis dan gagal jantung akan menambah risiko terserang hipertensi.

Sementara menurut para ahli, angka kematian akibat penyakit jantung pada usia lanjut dengan hipertensi adalah tiga kali lebih sering dibandingkan usia lanjut tanpa hipertensi pada usia yang sama.

Seseorang dianggap menderita tekanan darah tinggi menurut WHO jika tekanan darah kasual lebih dari 160/95 mmHg. Jika tekanan darah kurang dari 140/90 mmHg disebut dnegan normotensif. Sementara itu, tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg, tetapi kurang dari 160/95 mmHg disebut dengan borderline hypertention. Tekanan darah normal adalah 120/80 mmHg (tekanan darah sistolik 120 dan tekanan darah sistolik 80) atau tidak boleh dari 140/90 mmHg.


=====================================

>>> Kapsul Cellery Membantu Mencegah, Mengatasi dan Mengobati Hipertensi (Darah Tinggi), Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Tekanan Darah Tinggi and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *