Tekanan Darah Tinggi Ketika Hamil

Tekanan darah tinggi dalam kehamilan adalah tekanan darah tinggi yang terjadi pada saat kehamilan berlangsung. Biasanya peningkatan tekanan darah terjadi pada bulan terakhir kehamilan, sedangkan tekanan darah dengan kehamilan yaitu wanita dengan riwayat tekanan darah tinggi yang mengalami kehamilan sehingga tekanan darah sudah tinggi sebelum dan selama kehamilan.

Yang menyulitkan banyak wanita tidak mengetahui bahwa dirinya telah mempunyai tekanan darah tinggi sebelum hamil sehingga sering mengakibatkan kesalahan diagnosis tekanan darah tinggi dengan tekanan darah tinggi dalam kehamilan.

Namun tidak semua wanita hamil akan terkena tekanan darah tinggi dalam kehamilan. Preeklampsia yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah dan meningkatnya protein dalam air seni pada wanita hamil, hanya terjadi pada sebagian kecil wanita hamil. Di Amerika, persentasinya mencapai 7% dari semua wanita hamil, sedangkan persentasi di Indonesia belum dapat diketahui secara pasti karena banyak tidak tercatat.

Penyebab pasti tekanan darah tinggi dalam kehamilan belum dapat diketahui, tetapi berikut adalah hal-hal yang dapat meningkatkan risiko terjadinya tekanan darah tinggi dalam kehamilan, yaitu :

1. Tekanan darah tinggi sebelum kehamilan
2. Kehamilan pertama
3. Riwayat terjadinya preeklampsia dalam keluarga
4. Kehamilan kembar
5. Riwayat penyakit kencing manis (diabetes)
6. Kelainan pada ginjal sebelum kehamilan
7. Kehamilan pada usia dengan risiko tinggi yaitu remaja muda (± 17 tahun) atau akhir usia 30 menjelang 40 tahun.

Tekanan darah tinggi dalam kehamilan merupakan salah satu penyebab kematian pada ibu. Sepertiga dari kematian ibu disebabkan penyakit tekanan darah tinggi dalam kehamilan ini. Penyakit ini juga merupaka penyebab dari kelahiran mati karena kelahiran prematur (sebelum waktunya).

Pada ibu, tekanan darah tinggi dalam kehamilan dapat mengakibatkan komplikasi berupa gagal jantung, kejang-kejang, penurunan fungsi ginjal, gangguan penglihatan dan pendarahan. Pada bayi, dapat mengakibatkan gangguan pertumbuhan, risiko plasenta terlepas dari dinding rahim dan kekurangan oksigen selama persalinan berlangsung.

Setelah persalinan, tekanan darah biasanya akan berangsur-angsur menurun sampai normal. Gejala-gejala yang timbul pun akan berangsur hilang. Inilah yang membedakan tekanan darah tinggi dalam kehamilan dengan penyakit tekanan darah tinggi yang memang telah diderita sebelumnya. Tetapi pada sebagian kecil kasus, tekanan darah tinggi dalam kehamilan ini bisa menetap. Ini bisa terjadi karena pengobatan yang kurang akurat.

Apabila preeklampisa tidak terkendali akan timbul keadaan yang mengancam jiwa yang disebut eklampsia. Keadaan eklampsia ini mempunyai angka kejadian yang cukup tinggi yakni satu di antara 1.500 kehamilan.

CARA PEMESANAN KAPSUL DAUN SELEDRI

Berkhasiat Untuk Membantu Mencegah Dan Mengatasi Gejala Hipertensi (Darah Tinggi), Stroke, Reumatik Dan Menurunkan Kadar Asam Urat

obatdarahtinggisp

Harga Kapsul Daun Seledri 1 Botol  isi 45 kapsul = Rp.115.000,-

Paket HEMAT Setiap Beli 3 GRATIS 1 Total Rp.460.000 Jadi Rp.345.000

(Dapat 4 Botol dan Hemat Rp.115.000)

pesansp

Cara Pemesanan Kapsul Daun Seledri :

SMS ke 0878-8856-6863, tuliskan : Pesan Kapsul Daun Seledri, Jumlah Botol yang dipesan atau Beli Paket Hemat 3botol gratis 1botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap


=====================================

>>> Kapsul Cellery Membantu Mencegah, Mengatasi dan Mengobati Hipertensi (Darah Tinggi), Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Tekanan Darah Tinggi and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.